Gratis ongkos kirim untuk pesanan AS $50+

Jika Anda menyukai roti pisang tetapi menginginkan pilihan rendah karbohidrat dan kaya protein untuk pagi yang sibuk, Muffin Protein Pisang Rendah Karbohidrat ini akan segera menjadi andalan baru Anda. Dibuat dengan pisang matang, tepung almond, dan bubuk protein vanila, muffin ini manis alami, lembut, dan cukup mengenyangkan untuk membuat Anda kenyang hingga makan siang. Baik Anda menyiapkan satu loyang muffin ukuran penuh atau memanggang muffin mini untuk bekal makan siang anak-anak, resep ini sangat cocok untuk kedua cara tersebut. Muffin Standar Panci dan Muffin Mini Loyang ini, berkat konstruksi aluminium anodisasinya yang mendorong pemanggangan merata dan pelepasan yang mudah setiap saat.

Populer karena suatu alasan.

Muffin ini menghadirkan keseimbangan sempurna antara rasa pisang yang lezat dan bahan-bahan yang sehat serta kaya protein. Muffin ini bebas gluten, rendah gula, dan mudah dimodifikasi dengan tambahan seperti kenari atau keping cokelat tanpa gula. Yang terbaik dari semuanya, adonan dibuat dalam satu wadah, sehingga membersihkannya semudah memanggangnya.

bahan

  • 3 buah pisang matang, dihaluskan (sekitar 1 1/4 cangkir)
  • Besar telur 3
  • 1/3 cangkir mentega cair atau minyak kelapa
  • 1 sendok teh vanili ekstrak
  • 1 cangkir bubuk protein vanila (whey atau nabati)
  • 1 cangkir tepung almond
  • 1/3 cangkir eritritol butiran atau pemanis buah monk
  • 1 1/2 sendok teh baking powder baking
  • 1 / 2 sendok teh baking soda
  • 1 teaspoon ground cinnamon
  • 1 / 4 sendok teh garam
  • Opsional: 1/2 cangkir kacang kenari cincang atau keping cokelat tanpa gula

petunjuk

  1. Panaskan oven Anda hingga 350° F (177° C). Olesi loyang Anda dengan sedikit minyak. Loyang Muffin Standar or Loyang Muffin Mini dengan mentega, minyak kelapa, atau lapisan tipis semprotan anti lengket.
  2. Dalam mangkuk besar, haluskan pisang matang hingga lembut. Kocok telur, mentega leleh, dan ekstrak vanili hingga tercampur rata.
  3. Tambahkan bubuk protein, tepung almond, pemanis, baking powder, baking soda, kayu manis, dan garam langsung ke bahan-bahan basah. Aduk hingga tercampur rata; jangan terlalu lama mengaduk.
  4. Jika menggunakan, masukkan kacang kenari cincang atau keping cokelat tanpa gula secara perlahan sambil terus diaduk.
  5. Bagi adonan secara merata ke dalam cetakan muffin. Untuk cetakan muffin standar, isi setiap cetakan sekitar 3/4 penuh. Untuk cetakan muffin mini, isi setiap cetakan sekitar 2/3 penuh agar ada ruang untuk mengembang.
  6. Panggang muffin standar selama 18 hingga 22 menit, atau panggang muffin mini selama 10 hingga 13 menit, sampai tusuk gigi yang ditancapkan ke tengah keluar bersih.
  7. Keluarkan loyang dari oven dan biarkan muffin mendingin di dalam loyang selama 5 menit. Kemudian pindahkan ke rak kawat untuk didinginkan sepenuhnya.

Ukuran Standar vs. Mini: Memilih Wajan yang Tepat

Loyang muffin aluminium anodisasi tebal kami dirancang untuk mendistribusikan panas secara merata, yang sangat penting terutama untuk adonan padat dan kaya protein seperti ini. Loyang Muffin Standar ideal untuk sarapan praktis atau camilan mengenyangkan, sedangkan Loyang Muffin Mini sempurna untuk mengontrol porsi, camilan anak-anak, atau menyajikan untuk banyak orang saat brunch. Lapisan anodisasi pada kedua loyang berarti pelepasan yang lebih cepat dan pembersihan yang lebih mudah, sehingga Anda dapat menghabiskan lebih sedikit waktu untuk membersihkan dan lebih banyak waktu untuk menikmati muffin Anda.

Tips untuk Membuat Muffin Pisang Protein Rendah Karbohidrat Terbaik

  • Gunakan pisang yang sangat matang dan berbintik untuk mendapatkan rasa manis alami dan kelembapan terbaik.
  • Jangan terlalu banyak mengaduk adonan setelah bahan kering ditambahkan; pengadukan yang berlebihan dapat membuat muffin menjadi padat.
  • Biarkan muffin benar-benar dingin sebelum disimpan untuk mencegah pengembunan dan menjadi lembek.
  • Untuk tambahan protein, campurkan satu sendok peptida kolagen bersama dengan bubuk protein.

Penyimpanan dan Pemanasan Ulang

Simpan muffin yang sudah dingin dalam wadah kedap udara di lemari es hingga 5 hari, atau bekukan hingga 3 bulan. Untuk memanaskan kembali, panaskan muffin standar dalam microwave selama sekitar 20 detik atau muffin mini selama sekitar 10 detik, atau panaskan dalam oven dengan suhu 300° F (149° C) selama 5 menit.

Final Thoughts

Muffin Pisang Protein Rendah Karbohidrat ini membuktikan bahwa memanggang sehat tidak harus mengorbankan rasa atau tekstur. Dengan bahan-bahan yang tepat dan loyang muffin yang andal dan panas merata, Anda dapat menikmati sekumpulan muffin yang lembut dan kaya protein setiap hari dalam seminggu. Jelajahi resep kami. formasi lengkap Telusuri berbagai peralatan masak di Fat Daddio's untuk menemukan loyang yang sempurna untuk proyek memanggang Anda selanjutnya.


Pin It pada Pinterest

Bagikan ini